Terdapat banyak siswa di SDN Tibakisa Kabupaten Nagekeo yang membeli makanan janjanan yang tidak memenuhi syarat keamanan pangan. Salah satu dampak buruk dari kegiatan tersebut yaitu mempengaruhi status gizi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku siswa tentang makanan jajanan terhadap status gizi anak di SDN Tibakisa Kabupaten Nagekeo yang terdiri dari aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SDN Tibakisa Kabupaten Nagekeo tepatnya di Kelurahan Natanage, Kecamatan Boawae,Kabupaten Nagekeo pada Bulan Juni 2019. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas IV sebanyak 40 siswa. Sampel yaitu 40 siswa dengan teknik pengambilan yaitu total sampling. Pengumpulan data yaitu wawancara dengan instrument lembar pedoman wawancara, dan observasi dengan instrumen lembar pedoman observasi. Analisis data dilakukan secara analisis statistik yaitu uji Chi-square dengan taraf signifikansi (a) = 0,05. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan antara pengetahuan tentang makanan jajanan terhadap status gizi anak SDN Tibakisa Kabupaten Nagekeo (-pvalue =0,000 < a = 0,05), terdapat hubungan antara sikap tentang makanan jajanan terhadap status gizi anak di SDN Tibakisa Kabupaten Nagekeo (p-value = 0,000 < a = 0,05), dan terdapat hubungan antara tindakan tentang makanan jajanan terhadap status gizi anak di SDN Tibakisa Kabupaten Nagekeo (p-value = 0,000 < a = 0,05).
Copyrights © 2024