ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan pemberian insentif dengan komitmen kerja; (2) hubungan stress kerja dengan komitmen kerja dan (3) hubungan pemberian insentif dan stress kerja dengan komitmen kerja. Subjek penelitian adalah karyawan PT. XYZ di Kota Medan dengan jumlah sampel 159 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan proportionate stratified random sampling. Metode penelitian bersifat deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang suatu gejala pada penelitian. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan: (1) terdapat hubungan berarti antara pemberian insentif dengan komitmen kerja sebesar ry1.2 = 0,309 > rtabel = 0,266 dan thitung = 3,261 > ttabel = 1,67; (2) terdapat hubungan berarti antara stress kerja dengan komitmen kerja sebesar ry2.1 = 0,432 > rtabel = 0,266 dan thitung = 5,530 > ttabel = 1,67 dan (3) terdapat hubungan berarti antara pemberian insentif dan stress kerja dengan komitmen kerja sebesar Ry(12) = 0,602 > rtabel = 0,266 dan Fhitung = 10,034 > Ftabel = 2,65. Hasil penelitian diperoleh pemberian insentif dan stress kerja secara bersama-sama memberikan sumbangan sebesar 36,2% terhadap komitmen kerja, dan sisanya ditentukan keadaan lain. Kata kunci: Pemberian Insentif, Stress kerja, Komitmen Kerja
Copyrights © 2021