Tumbuhan invasive merupakan tumbuhan asing yang memiliki daya tumbuh dan daya saing tinggi, sehingga menekan pertumbuhan tanaman lokal di suatu wilayah. Tumbuhan invasive berdampak negative karena perkembangbiakannya yang cepat dan bersifat kompetitif terhadap tanaman lokal. Dominasi tanaman invasif menyebabkan kelimpahan tanaman lokal menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman tumbuhan invasif di Demplot Resort DoroPeti. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode garis berpetak dengan 23 plot pengamatan dengan jarak antar plot 50 m. Ukuran plot berukuran 20×20 m (pohon), 10×10 m (tiang), 5×5 m (pancang), 2×2 m (semai). Hasil inventarisi menunjukkan bahwa ada sembilan jenis tanaman invasif yang ditemukan di Kawasan Resort DoroPeti, yaitu Alang-alang (Imperata cylindrica) 117 individu, Jambu Biji (Psidium guajava) 3 individu, Sintrong (Crassocephalum crepidioides) 18 individu, Kirinyu (Choromolaena odorata) 318 individu, Pare Hutan (Momordica balsamina) 23 individu, Putri Malu (Mimosa pudica) 2 individu, Rumput Knop (Hyptis capitata) 14 individu, Tembelekan (Lantana camara) 8 individu, dan Takokang (Solanum torvum) 4 individu. Indeks Nilai Penting menunjukkan bahwa ada empat jenis yang dominan di Kawasan Resort DoroPeti yaitu Kirinyuh, Alang-alang, Pare Hutan, dan Sintrong. Adapun hasil analisis Indeks Keragaman Shannon-Wiener adalah 1,14. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keragaman tumbuhan invasif di Kawasan Resort DoroPeti adalah keragaman sedang.
Copyrights © 2024