World Health Organization menunjukkan bahwa penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian di dunia yang mewakili 63% dari semua kematian tahunan. Salah satu jenis PTM yang banyak dialami masyarakat yaitu hipertensi. Angka kejadian hipertensi pada Riskesdas 2018 mengalami kenaikan sebesar 8,3%. Prevalensi hipertensi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta cenderung mengalami peningkatan dan berada di atas nilai rata-rata Indonesia. Tekanan darah yang tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Deteksi dini perlu dilakukan dengan cara pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Hasil survei yang dilakukan di Dusun Gegerbajing, Kalurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta menunjukkan bahwa terdapat beberapa masalah kesehatan yang dialami masyarakat, namun hipertensi menjadi perhatian khusus karena paling banyak diderita. Hal tersebut menjadi dasar perlu dilakukannya pengabdian terkait cara pencengahan dan penanganan penyakit hipertensi secara tepat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk mengukur indeks massa tubuh, pemeriksaan tekanan darah untuk skrining hipertensi, dan penyuluhan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Gegerbajing yang memiliki IMT dan tekanan darah diatas normal disebabkan oleh faktor pola hidup yang kurang sehat. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah dan menangani penyakit hipertensi.
Copyrights © 2023