Penelitian ini mengkaji kesadaran mitigasi bencana tsunami di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, bagi wisatawan dan warga lokal. Kabupaten Pangandaran merupakan wilayah dengan potensi wisata yang strategis namun rawan terdampak bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Tsunami yang terjadi pada tahun 2006 di Kabupaten Pangandaran menimbulkan kerusakan besar dan korban jiwa sehingga mengetahui kesadaran dan mitigasi bencana di Kabupaten Pangandaran menjadi hal yang penting untuk dikaji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data untuk memahami pengetahuan dan sikap wisatawan serta warga lokal dalam menghadapi bencana tsunami. Hasil penelitian menunjukan adanya variasi tingkat kesadaran antara wisatawan dan warga lokal dengan tingkat pemahaman dan kesadaran warga lokal yang lebih tinggi dibanding wisatawan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan dan kesadaran akan mitigasi bencana serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, serta badan pariwisata untuk meningkatkan kesadaran dan sikap siap siaga untuk mengurangi risiko bencana tsunami di masa depan.
Copyrights © 2024