Adversity Quotient merupakan suatu kecerdasan untuk dapat bertahan dalam menghadapi kesulitan dengan seberapa jauh bersikukuh melawan kesulitan serta kemampuan untuk memecahkannya. Adversity Quotient didefenisikan sebagai kecerdasan seseorang dalam menghadapi kesulitan-kesulitan, hambatan-hambatan ataupun tantangan dalam hidup. Adversity quotient juga meliputi kemampuan untuk memecahkan masalah secara efektif dan memotivasi diri sendiri dan orang lain untuk mengatasi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan Adversity Quotient antara mahasiswa perantau dan mahasiswa non perantau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis komparatif. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Keperawatan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Sari Mutiara berjumlah 60 mahasiswa di antaranya terdapat 30 mahasiswa perantau dan 30 mahasiswa non perantau. Hasil analisis data mengunakan uji T-Test pada perhitungan lewat program SPSS 25 for windows pada taraf sig 5%, diperoleh hasil p(sig) = 0,000. Dengan hasil tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa perbedaan tingkat kecerdasan adversity antara mahasiswa perantau dan non perantau program studi keperawatan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Sari Mutiara.
Copyrights © 2022