Pendidikan salah satu aspek yang sangat penting bagi kehidupan setiap manusia dan juga kemajuan suatu bangsa. Setiap manusia berhak untuk mendapatkan Pendidikan, sehingga pendidikan tidak dapat dipisahkan mulai dari masa kanak-kanak hingga akhir hayat. Pada penelitian ini, dibahas peran guru dalam membentuk jiwa kepemimpinan siswa melalui trilogi kepemimpinan Ki Hajar Dewantara. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur, dimana sumber data didapatkan dari beberapa referensi artikel dan jurnal. Data yang telah didapatkan kemudian dikumpulkan untuk mengetahui informasi mengenai peran guru dalam penerapan sikap kepemimpinan. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa peran guru dalam membentuk jiwa kepemimpinan melalui ajaran ing ngarsa sung tuladha yaitu, guru sebagai teladan atau contoh. Guru tentunya harus berperilaku konsisten dalam menjalankan perintah agama serta perlu mempunyai kualitas perilaku pribadi tertentu. Untuk ing madya mangun karsa sendiri memiliki arti bahwa seorang guru/pemimpin ketika berada di tengah-tengah, berada diantara siswa, diharapkan mampu menumbuhkan semangat bagi siswanya (Nugroho, 2017). Guru perlu memberikan arahan dan saran untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka. Sedangkan, tut wuri handayani memiliki arti bahwa ketika berada di belakang, guru/pemimpin mampu memberikan dukungan/dorongan kepada siswa baik secara moral maupun materil (Nugroho, 2017). Dari penelitian ini didapatkan bahwa peran guru tidak lepas dari ketiga elemen Trilogi Kepemimpinan
Copyrights © 2024