Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui peran agama sebagai control sosial yang ditinjau melalui pemikiran Emile Durkheim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah, metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di peroleh hasil berupa Agama acap kali dituding sebagai persoalan intoleransi yang terjadi di masyarakat, namun dalam sudut pandang yang lain agama diartikan sebagai ajaran yang memuat nilai serta norma yang mengarahkan umatnya dalam tindakan-tindakan positif serta salah satu indikator dalam kerukunan antar umat di tengah masyarakat yang dipelopori nilai-nilai agama. Dalam hal ini Durkeheim memiliki pandangan agama sebagai sesuatu yang sakral dan profan semestinya memiliki peluang lebih besar dalam mengcounter pemeluknya. Maka peran agama bersifat sebagai control sosial dapat menggiring pemeluknya kea rah yang toleran dan intoleran dalam satu waktu sekaligus tergantung pada penghayatan terhadap agama yang sejatinya bersifat abstrak. Namun secara umum pemeluk agama meyakini ajaran agama bersifat positif bagi tatanan kehidupan.
Copyrights © 2023