Postmodernism cannot be separated from modernism. Modernism's paradigm that science is absolute and objective means that humans cannot judge it. This is where a new thought called postmodernism was born which became a continuation of modernism which gave a new view of science. This study uses a type of qualitative research with hermeneutic methods, descriptions and comparisons to answer the problem. The conclusion of this study shows that postmodernism is a movement that criticizes science for the tradition of modernism whose influence on rationalism, materialism and capitalism is supported by science and destroys human dignity. Postmodernism emerged due to the failure of modernism which raised human dignity and failed to bring human life to a better direction, free from violence.AbstrakPostmodernisme tidak dapat dipisahkan dari pemikiran modernisme. Pemikiran modernisme menekankan ilmu pengetahuan yang bersifat mutlak dan objektif yang berarti manusia tidak dapat menilainya. Dari sinilah awal mula lahir pemikiran baru yang disebut postmodernisme yang menjadi keberlanjutan dari modernisme yang memberi pandangan baru tentang ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, deskripsi dan komparasi untuk menjawab masalah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa posmodernisme merupakan gerakan kritik ilmu pengetahuan atas tradisi modernisme yang pengaruhnya pada rasionalisme, materialisme dan kapitalisme yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan menghancurkan martabat manusia. Muncul Postmodernisme disebabkan karena gagalnya modernisme yang mengangkat harkat dan martabat manusia
Copyrights © 2023