The Imago Dei that God gave to us from the beginning should be the basis and goal of every human being's life. The meaning of the image and likeness of God that has been damaged by sin has been restored through the redemptive work of Jesus Christ on the cross. This research is intended to see the extent of the relationship between salvation, Imago Dei and Christian life which becomes an effective means of evangelization and attracts people who do not yet know Christ and get their essence as a full human being who is happy and reaches its fullness. This research was conducted using a qualitative approach that describes how unbelievers see the Christian life in relation to the Imago Dei identity attached to it. The conclusion of this research is how believers in their lives as witnesses of Christ understand their identity as the image of God restored, live to do God's will, develop themselves correctly and bring up the character of imago Dei into a lifestyle.AbstrakImago Dei yang diberikan Allah kepada sejak semula seharusnya menjadi dasar dan tujuan hidup setiap manusia. Makna segambar dan serupa dengan Allah yang telah rusak karena dosa telah dipulihkan melalui karya penebusan Yesus Kristus di atas kayu salib. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana hubungan antara keselamatan, Imago Dei dan kehidupan kekristenan yang menjadi sarana penginjilan yang efektif dan menjadi daya tarik bagi orang-orang yang belum mengenal Kristus dan mendapatkan hakikatnya sebagai manusia seutuhnya yang bahagia dan mencapai kemaksimalannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang memaparkan bagaimana orang yang belum percaya melihat kehidupan orang Kristen dalam hubungannya dengan identitas Imago Dei yang melekat kepadanya. Kesimpulan dari penelitian ini bagaimana orang percaya dalam kehidupannya sebagai saksi Kristus memahami identitas dirinya sebagai gambar Allah dipulihkan, hidup untuk melakukan kehendak Allah, mengembangkan diri dengan benar dan memunculkan karakter imago Dei menjadi gaya hidup.
Copyrights © 2024