Latar Belakang : Gizi ibu waktu hamil sangat penting untuk pertumbuhan janin yang dikandungnya. Pada umumnya, ibu hamil dengan kondisi kesehatan yang baik yang tidak ada gangguan gizi pada masa pra-hamil maupun saat hamil, akan menghasilkan bayi yang lebih besar dan lebih sehat daripada ibu hamil yang kondisinya memiliki gangguan gizi. Kurang energi kronis akan menyebabkan lahirnya anak dengan bentuk tubuh stunting. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan sikap dan tindakan seorang ibu dalam pemilihan makanan yang sehat bagi balita dapat dilakukan dengan program kesehatan masyarakat salah satunya dengan memberikan pendidikan kesehatan yaitu melalui penyuluhan kesehatan ataupun edukasi.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang dan menganalisia hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi ibu hamil. Penelitian dilakukan di wilayah Kampung Adat Argasunya Kota Cirebon selama bulan Januari-Agustus 2024.Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini akan melihat masing-masing variabel dan selanjutnya dilakukan uji Pearson Chi-Square untuk menjawab hipotesis penelitian, ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil trimester I-III di wilayah Kampung Adat Argasunya Kota Cirebon. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan bantuan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi ibu hamil diperoleh p-value = 0,500 (≥ 0,05).Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi ibu hamil.Saran: Gizi ibu pada saat hamil sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembnagan janin selama di dalam kandungan. Status gizi ibu hamil dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi. Perilaku ibu dalam pemilihan bahan makanan yang benar dapat diperoleh dari pengetahuan. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan sikap dan tindakan seorang ibu dalam pemilihan makanan yang sehat dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan yaitu melalui penyuluhan kesehatan ataupun edukasi. Akan tetapi di berbagai tempat tertentu perilaku ibu hamil juga dipengaruhi oleh adat istiadat serta keyakinan akan mitos yang masih kental di wilayah tersebut. Oleh karena itu, penting kiranya agar tenaga kesehatan dapat bersinergi dengan tokoh masyarakat untuk meluruskan mitos yang dapat merugikan bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya. Kata kunci: Gizi seimbang, Kehamilan, Pengetahuan, Status gizi ABSTRACT Background: Maternal nutrition during pregnancy is very important for the growth of the fetus she is carrying. In general, pregnant women with good health conditions who do not have nutritional disorders during pre-pregnancy or during pregnancy will produce bigger and healthier babies than pregnant women who have nutritional disorders. Chronic energy deficiency will cause the birth of children with stunted body shapes. Increasing knowledge and awareness of a mother's attitude and actions in choosing healthy food for toddlers can be done through public health programs, one of which is by providing health education, namely through health counseling or education.Research Objectives: This research aims to determine the knowledge of pregnant women about balanced nutrition and analyze the relationship between knowledge about balanced nutrition and the nutritional status of pregnant women. The research was conducted in the Argasunya Traditional Village area, Cirebon City during January-August 2024.This research method is analytical research with a cross sectional approach. This research will look at each variable and then carry out the Pearson Chi-Square test to answer the research hypothesis, that there is a relationship between knowledge about balanced nutrition and nutritional status. This research was conducted on pregnant women in the I-III trimester in the Argasunya Traditional Village area, Cirebon City. The sampling technique used was Accidental Sampling. The data analysis technique used is univariate and bivariate analysis with the help of SPSS. The research results showed that knowledge about balanced nutrition and the nutritional status of pregnant women obtained p-value = 0.500 (≥ 0.05).The conclusion of this study is that there is no relationship between knowledge about balanced nutrition and the nutritional status of pregnant women. Kata kunci: balanced nutrition, pregnancy, knowledge, nutritional status
Copyrights © 2024