Penelitian ini menjelaskan implementasi kebijakan penanggulangan dan pencegahan kebakaran di Institut Teknologi Indonesia. Kebakaran pada gedung mempunyai dampak yang signifikan terhadap masyarakat, baik secara sosial maupun ekonomi. Di fasilitas pendidikan, kebakaran dapat langsung memusnahkan sumber daya ilmiah berharga yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun. Otoritas Kebakaran, praktisi dan badan terkait telah mengatasi masalah ini dengan berfokus pada pendekatan teknis dan persyaratan teknik, lebih dari pada aspek perilaku manusia. Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya perilaku manusia sebagai pengendalian pre-aktif dan reaktif untuk melindungi gedung kampus dari kebakaran. Penelitian ini menyarankan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan kebakaran penghuni, sementara manajemen keselamatan kebakaran harus diperkenalkan dan diterapkan secara konsisten di seluruh bagian sistem manajemen di universitas.
Copyrights © 2024