Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif bersifat asosiatif yang berlokasi di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat yang mencakup 27 kabupaten/kota dari tahun 2015-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, dengan jumlah pengamatan 216 pengamatan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan metode observasi non partisipan dengan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial (analisis jalur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Investasi tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan, tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan dana perimbangan berpengaruh positif, namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. 2) Investasi dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan, sedangkan tingkat pendidikan dan dana perimbangan berpengaruh negatif, namun tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar golongan masyarakat. (3) Tidak terdapat pengaruh tidak langsung variabel investasi, tingkat pendidikan, dan dana perimbangan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar golongan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat
Copyrights © 2024