Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan guru untuk membantunya menyampaikan kurikulum kepada siswa. Dalam pelajaran bahasa Indonesia, siswa di tingkat bawah, khususnya kelas II, bergelut dengan muatan makna ekspresif. Siswa mengalami kesulitan memahami pentingnya mengungkapkan karena mereka kekurangan kosa kata dan media yang tidak memadai. Peneliti membuat kartu berpasangan untuk mengajari siswa arti ungkapan tersebut sehingga mereka dapat memahami dan menguasai maknanya. Pelajaran inimenggunakan teknik R&D (Research and Development) dan paradigma pengembangan ADDIE. Validasi dan pengujian digunakan untuk memperoleh data. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media, materi, dan pendidikan menghasilkan skor 94,66% yang dinilai sangat layak untuk digunakan. Pengujian kecil menggunakan Kartu Berpasangan menghasilkan skor 87%, yang menunjukkan bahwa penerapannya cukup praktis. Uji coba besar pada Kartu Berpasangan menghasilkan skor 89%, menunjukkan bahwa cukup praktis untuk digunakan. Hasil rata-rata uji coba kecil dan besar kemudian dicapai dengan skor 88%, menunjukkan bahwa mereka sangat layak untuk dimanfaatkan.
Copyrights © 2024