Potensi perikanan di perairan Kampung Nyansoren, Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, khususnya Siput Gonggong (Strombus sp.), menawarkan peluang besar untuk dimanfaatkan secara optimal. Salah satu cara pemanfaatannya adalah dengan mengolahnya menjadi produk keripik. Siput Gonggong mengandung gizi tinggi, sehingga penggunaannya sebagai bahan dasar Keripik Siput Gonggong sangat relevan. Ini juga merupakan upaya memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah Keripik Siput Gonggong, menguji sensori, dan kadar air produk tersebut di Kampung Nyansoren. Manfaat penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan Keripik Siput Gonggong serta memberikan informasi mutu produk untuk pengembangan lebih lanjut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3-25 Juni 2023 dengan metode eksperimental. Data pendukung berupa informasi proses dan hasil pengolahan serta pengujian kadar air dianalisis secara deskriptif berdasarkan SNI 8644:2018. Proses pengolahan Keripik Siput Gonggong meliputi tahapan perebusan, pencampuran, pencetakan, dan penggorengan. Hasil uji sensori menunjukkan nilai tekstur 5,5 (minimal 7,0), warna 7,0 (minimal 7,0), rasa 7,0 (minimal 7,0), dan kerenyahan 6,0 (minimal 7,0). Uji kadar air menunjukkan kandungan air sebesar 3,75% (maksimal 5%). Secara sensoris dan kimiawi, Keripik Siput Gonggong memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan sesuai dengan SNI 8644:2018
Copyrights © 2024