Angka stunting dan gizi tidak baik masih tinggi di indonesia. Banyak faktor yang berhubungan dengan hal ini. Salah satunya adalaha pola pemberian makan yang tidak tepat. Gencarnya pemberian makanan ultra proses berhubungan dengan hal ini. Padahal organisasi kesehatan dunia telah memberikan panduan yang tepat dalam pemberian makanan ini. Akan tetapi angka gizi buruk dan stunting semakin tinggi. Ditambah lagi tidak adanaya regulasi yang tegas mengatur konsumsi makanan yang diproses secara pabrikan. Hal ini meimbulkan pertanyaan besar apakah pedoman yang diberikan dilakukan dengan baik. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pedoman pemberian makanan yang tepat oleh para ibu, kader dan stakeholder terkait. Studi ini menggunakan metode campuran dengan spesifikasi strategi eksplanatoris skuensial. Ini dicapai dengan melakukan analisis kuantitatif, analisis kualitatif, dan kesimpulan bersama. Sekitar sebelas kader penyuluh mp-asi terlibat pada survey ini dan dua ibu yang memiliki anak di bawah 24 bulan, serta petugas kesehatan setempat dan stakeholder setempat. Kegiatan ini dilakukan pada bulan januari 2023 di wilayah kerja posyandu Wijaya Kusuma, kelurahan, Kedaung Sawangan Depok. Hasil studi yang telah dilakukan, diketahui bahwa kader dan ibu masih belum menerapkan standar pemberian mp-asi dengan tepat, terutama pada pemberian jenis makanan dan prinsip aktif responsive. Perlu adanya edukasi menyeluruh, baik mulai tenaga kesehatan setempat, kader hingga para orang tua. Kata kunci: MP-ASI, anak, stunting
Copyrights © 2024