Di Indonesia lebih dari 50% pengguna gadget berumur dibawah 25 tahun. Dewasa ataupun lanjut usia berumur 25 tahun keatas 32%, remaja berumur 12 sampai 21 tahun 25%, anak-anak berumur 7 sampai 11 tahun 17%, dan pada usia 3 sampai 6 tahun sekitar 9% yang seharusnya anak belum layak untuk menggunakan gadget. Periode pada perkembangan anak yang sangat sensitive adalah disaat anak berusia 1-5 tahun. Gadget pada saat ini digunakan juga oleh anak usia 3-6 tahun sekitar 9% yang seharusnya anak belum layak untuk menggunakan gadget. Durasi dalam menggunakan gadget pada anak hanya boleh berada di depan layar <1jam setiap harinya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik accidental sampling dengan populasi sebanyak 53 dan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian didapatkan nilai p value = 0,003 dan OR = 9,091 yang berarti terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan anak usia prasekolah. Disarankan agar meningkatkan penyuluhan mengenai kejadian perkembangan anak usia prasekolah dan diberikan pengarahan atau cara penanganan yang sesuai agar anak dapat membatasi kebiasaan bermain gadget Kata Kunci : durasi, gadget, perkembangan anak
Copyrights © 2022