Masjid kampus (masjid di dalam lingkungan kampus), sebagaimana juga masjid-masjid lain di luar kampus memiliki peran dan fungsi yang penting dan strategis. Kecuali beberapa masjid tertentu yang berada di luar kampus, tata kelola dan pelayanan masjid kampus sudah beberapa langkah lebih maju ketimbang masjid pada umumnya yang dikelola secara tradisional dan as usual. Pelayanan masjid kampus kepada jamaah relatif sudah lebih baik dan lengkap. Fungsi masjid kampus tidak lagi lebih didayagunakan untuk pelaksanaan rutinitas ibadah yang bersifat vertical (hablum-minallah), tetapi sudah mengimplementasikan nilai-nilai ibadah vertical tersebut ke dalam berbagai program ibadah yang bersifat horizontal (hablum-minannaas). Beberapa msjid kampus telah mampu memfasilitasi dan memberi pelayanan yang tidak hanya bersifat untuk kepentingan kehidupan di akhirat, tetapi sudah mampu menyentuh pelayanan yang bersifat untuk meraih kepentingan kehidupan di dunia. Pelayanan masjid kampus telah mulai memfasilitasi berlangsungnya pelayanan berbagai interaksi antar jamaah dan masyarakat kampus menjadi memiliki nilai ibadah. Dalam menyongsong bonus demografi dan Visi Indonesia Emas 2045, masjid kampus memiliki potensi dan peluang strategis untuk berkontribusi menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan, yakni dengan menambah fungsi masjid kampus sebagai incubator sumber daya manusia berkarakter unggul. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif etnografik, penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka.
Copyrights © 2023