Etanol merupakan hasil fermentasi tebu yang diubah menjadi molase (tetes tebu). Kemudian dilakukan proses destilasi dengan cara dipanaskan dalam waktu tertentu sehingga didapatkan etanol dalam kadar tertentu. Proses pembuatan etanol merupakan kegiatan yang memiliki risiko tinggi termasuk para pekerjanya. Proses pemanasan menghasilkan uap yang berbahaya bagi tubuh Sehingga menyebabkan gangguan kesehatan bagi para pekerja.. Penyakit hati merupakan komplikasi tersering yang disebabkan oleh paparan etanol. Perlemakan hati alkoholik (alcoholic fatty liver) suatu penyakit reversible yang dapat berkembang menjadi hepatitis alkoholik yang dapat menyebabkan sirosis hati dan gagal hati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar etanol darah, kadar Gamma GT dan pengaruh kadar etanol darah terhadap Gamma GT pada pekerja pembuatan etanol. penelitian dilakukan dengan quota sampling sebanyak 24 orang pada 8 rumah industri pembuatan etanol tradisional di desa Ngombakan, Polokarto. Pemeriksaan etanol dikerjakan dengan metode Gass Chromatography and Mass Spectrometry dan Gamma GT dikerjakan dengan metode ezymatik kolorimetri. Hasil yang didapatkan adalah kadar rata-rata etanol para pekerja sebesar 0,45 mg/dL dan Gamma GT sebesar 29 U/L. Hasil analisis regresi linier didapatkan hasil sig 0,257(0,05) artinya tidak ada pengaruh kadar etanol terhadap kadar Gamma GT. Berdasar nilai koefisien determinasi (r square) sebesar 0,058 artinya besar pengaruh etanol terhadap Gamma GT sebesar 5,8%.
Copyrights © 2023