Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus kenakalan remaja yang terus menerus meningkat. Semakin buruknya sebahagian generasi bangsa dari tahun ke tahun membuktikan bahwa lingkungan sosial di Indonesia mengalami kemerosotan dalam pendidikan akhlak dan berperilaku, khususnya di lingkungan sekolah. Hal ini perlu diperhatikan dan diperbaiki, terutama oleh tenaga pengajar yang berkompeten, agar generasi bangsa kita selanjutnya memiliki perubahan lebih baik dan menjadi Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan metode “deskriptif analitik korelasional”. Adapun objek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMKN 65 Jakarta. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 212 peserta didik, dan yang dijadikan sampel sebanyak 68 peserta didik, dengan teknik pengumpulan data menggunakan simple random sampling. Adapun dalam menganalisis data menggunakan product moment. Hasil penelitian ini jika dilihat dari segi uji koefisien product moment menghasilkan rxy atau ro sebesar 0,607 hal ini menunjukkan bahwa ro lebih besar dari pada rt pada taraf signifikan 10% = 0,201, dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ro > rt maka hipotesis nihil ditolak, sedangkan hipotesis alternatif diterima, dan bentuk korelasi (ro) dalam penelitian ini adalah positif. Artinya terdapat pengaruh yang cukup signifikan antara Kompetensi Guru dengan Perilaku peserta didik kelas XI SMKN 65 Jakarta di lingkungan sosial.
Copyrights © 2024