Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa terlihat saat pendidik menerangkan ada peserta didik yang tidak memperhatikan. Sebagian siswa berbicara dengan teman sebelahnya, kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran dikarnakan proses pembelajaran dilakukan secara berulang-ulang. Sehingga menyebabkan siswa merasa bosan, mengantuk, malas belajar, dan banyak siswa bermain handphone disaat proses pembelajaran karena kurang nya media dalam belajar yang mengakibatkan dampak pada siswa tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif tipe quasi eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh fase F di SMAN 2 Kabupaten Tebo yang terdaftar pada tahun ajaran 2024-2025 terdiri atas 7 fase dengan jumlah siswa 252 orang. Dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas F4 dan F6. Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka diperoleh kesimpulan bahwa data yang telah diolah diperoleh peserta didik F4 eksperimen tingkat minat belajar lebih tinggi dari peserta didik F6 kontrol, dan hasil uji-t dengan nilai signifikan 0,021 < 0,05, artinya Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam meningkatkan minat belajar geografi fase f di SMAN 2 Tebo.
Copyrights © 2024