Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan tingkat prokrastinasi di kalangan mahasiswa yang menggunakan platform pembelajaran digital AI Class dibandingkan dengan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara offline. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan platform pembelajaran daring yang memungkinkan fleksibilitas dalam proses belajar, namun juga berpotensi meningkatkan perilaku prokrastinasi. Penelitian ini melibatkan 154 mahasiswa, dengan 80 mahasiswa yang menggunakan platform AI Class di Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dan 72 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara offline dari berbagai kampus di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan Pure Procrastination Scale dan dianalisis menggunakan Independent Sample T-test untuk membandingkan tingkat prokrastinasi antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat prokrastinasi antara mahasiswa yang menggunakan AI Class dan yang mengikuti perkuliahan offline (p > 0,05). Meskipun demikian, variasi dalam tingkat prokrastinasi lebih besar di kalangan pengguna AI Class, menunjukkan adanya keragaman perilaku prokrastinasi yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun penggunaan platform digital AI Class tidak secara signifikan mempengaruhi tingkat prokrastinasi, perbedaan individu dalam adaptasi terhadap pembelajaran daring tetap memerlukan perhatian lebih lanjut.
Copyrights © 2024