Penelitian ini mengeksplorasi dampak body shaming terhadap kesehatan mental dan emosional remaja dan mahasiswa di era digital, dengan fokus pada peran media sosial seperti Instagram. Body shaming, yaitu tindakan merendahkan seseorang berdasarkan penampilan fisik mereka, dapat menyebabkan berbagai masalah psikologis, termasuk penurunan kepercayaan diri, stres, dan gangguan makan. Penelitian ini mengkaji berbagai studi yang menunjukkan dampak negatif body shaming serta pentingnya intervensi dalam bentuk pendidikan, terapi perilaku kognitif, dan perlindungan hukum. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam memperburuk dampak body shaming, mengingat penyebaran standar kecantikan yang tidak realistis dan tekanan sosial yang meningkat. Oleh karena itu, upaya pencegahan yang melibatkan kampanye kesadaran dan kebijakan perlindungan hukum sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung kesehatan mental korban. Studi ini menyarankan perlunya peraturan yang lebih ketat dan dukungan yang lebih besar untuk mengatasi masalah body shaming di media sosial.
Copyrights © 2024