Santri yang tinggal di pondok pesantren biasanya menghadapi banyak masalah, seperti dorongan orang tua untuk masuk pesantren, stres yang disebabkan oleh tanggung jawab akademik, menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, dan beradaptasi dengan aturan dan lingkungan pesantren. Proses pembelajaran dan kemampuan individu untuk berinteraksi satu sama lain terpengaruh oleh stres yang tidak ditangani dengan baik. Studi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana tingkat stres di Pondok Pesantren Mamba'ul Ushulil Hikmah di Banyumas berkorelasi dengan kemampuan beradaptasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan semua santriwan dan santriwati yang tinggal di asrama, dengan 127 responden dari bulan November 2021 hingga bulan Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan kemampuan beradaptasi sedang 75 (59,1%), tingkat stres ringan 53 (41,7), dan tingkat stres sedang 53 (41,7). Hasil uji chi-square test menunjukkan p-value = 0,000, kurang dari a = 0,05. Studi ini menemukan bahwa ada korelasi yang signifikan antara tingkat stres santri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ushulil Hikmah dan kemampuan mereka untuk beradaptasi.
Copyrights © 2024