Gout arthritis merupakan penyakit sendi umum pada lansia akibat gangguan metabolisme purin, yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan peradangan pada sendi. Jika tidak ditangani, kadar asam urat yang tinggi dapat menimbulkankomplikasi serius seperti kerusakan ginjal dan masalah jantung. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik peserta, mengetahui kadar asam urat sebelum dan sesudah senam ergonomik, meningkatkan pengetahuan lansia melalui tentang gout arthritis dan penanganannya, serta meningkatkan keterampilan dalam melakukan senam ergonomik untuk menurunkan kadar asam urat pada lansia di Posyandu Lansia Nur Paristi Desa Ledug pada 9 dan 23 Mei 2024. Metode meliputi pemeriksaan kadar asam urat, pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner, edukasi, pelatihan senam ergonomik, serta evaluasi ulang kadar asam urat dan pengetahuan lansia. Hasil menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (66,67%) berusia 61-70 tahun (43,33%). Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki kadar asam urat yang tidak normal, dengan rata-rata 7,25 mg/dL. Setelah senam ergonomik, sebanyak 63,33% responden berhasil mencapai kadar asam urat normal, dengan rata-rata 6,51 mg/dL. Edukasi meningkatkan pengetahuan lansia dari skor 7 (kurang) menjadi 15,2 (baik). Sebagian besar lansia menunjukkan keterampilan baik dalam senam ergonomik, meskipun gerakan “berbaring pasrah” sulit dilakukan oleh 63,33% responden.
Copyrights © 2024