Di Indonesia jumlah kejadian cidera pada penduduk usia lebih dari 55 tahun mencapai 22 % dimana 65 % diantaranya dikarenakan kejadian jatuh. Sedangkan menurut KemenKes RI di Indonesia prevalensi cidera jatuh pada penduduk diatas usia 55 tahun mencapai 49,4%, umur diatas 65 tahun keatas 67,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh senam lansia terhadap resiko jatuh pada lansia di Kalurahan Bangunjiwo Bantul. Metode Penelitian: Metode kuantitatif, penelitian ini menggunakan pre-experimental design, penelitian ini menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest design, menggunakan tehnik Purposive Sampling dengan 15 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi Berg Balance Scale. Hasil penelitian: Uji normalitas menggunakan shapiro wilk dengan hasil 0,060 > 0,05 artinya data berdistribusi normal, setelah itu untuk uji hipotesis menggunakan Paired T test dengan hasil 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak Ha diterima, jadi terdapat pengaruh senam lansia terhadap resiko jatuh pada lansia di Kalurahan Bangunjiwo Bantul. Simpulan: Pada penelitian ini disebutkan adanya pengaruh senam lansia terhadap resiko jatuh pada lansia di Kalurahan Bangunjiwo Bantul.
Copyrights © 2024