Bandung Conference Series: Economics Studies
Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies

Pengaruh Inflasi, Nilai Output, dan Jumlah Industri terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Mikro dan Kecil di Pulau Jawa Tahun 2017-2021

Intan Az Zahra (Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)
Ria Haryatiningsih (Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2024

Abstract

Abstract. Labor has an important role in economic development. However, it is a problem if the existing micro and small industrial sectors are not comparable to the workforce absorbed, this is because there are many factors that influence labor absorption, including inflation, output value, and number of industries. This research aims to find out how and how much influence inflation, output value, and number of industries have on the employment of micro and small industries on the island of Java in 2017-2021. This research is a type of research using a quantitative approach. The data used is secondary data for 6 provinces on the island of Java (DKI Jakarta, West Java, Central Java, Yogyakarta Special Region, East Java and Banten) in 2017-2021 taken through the Central Statistics Agency. The analysis used is panel data regression analysis with Random effect regression model, which is obtained based on the results of Chow test, Hausman test and Lagrange test. Data is processed using Eviews 10. The results show that inflation, output value, and the number of industries partially positively and significantly affect the employment of micro and small industries. However, changes in labour absorption in micro and small industries in the 6 provinces in Java Island are not very responsive to changes in inflation, output value, and number of industries. This is in accordance with the characteristics of labour in micro and small industries, many of which come from families. Abstrak. Tenaga kerja memiliki peranan penting dalam Pembangunan ekonomi. Akan tetapi menjadi masalah jika sektor industri mikro dan kecil yang ada tidak sebanding dengan tenaga kerja yang terserap, hal ini dikarenakan ada banyak faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja, di antaranya inflasi, nilai output, dan jumlah industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan seberapa besar pengaruh inflasi, nilai output, dan jumlah industri terhadap penyerapan tenaga kerja industri mikro dan kecil di Pulau Jawa tahun 2017-2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder 6 provinsi di Pulau Jawa (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur dan Banten) tahun 2017-2021 yang diambil melalui Badan Pusat Statistik. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model regresi Random effect, yang diperoleh berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman dan uji Lagrange. Data diolah dengan menggunakan Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi, nilai output, dan jumlah industri secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja industri mikro dan kecil. Akan tetapi perubahan penyerapan tenaga kerja di industri mikro dan kecil di 6 Provinsi yang ada di Pulau Jawa ini sangat tidak responsif terhadap perubahan tingkat inflasi, nilai output, dan jumlah industri. Ini sesuai dengan karakteristik tenaga kerja di industri mikro dan kecil yang banyak berasal dari keluarga.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

BCSES

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data ...