Perawatan gigi serta mulut dibutuhkan oleh setiap individu termasuk anak-anak. Berdasarkan laporan hasil Riset Kesehatan Dasar 2018, terdapat 93% anak menderita gigi dan mulut dengan usia 6-12 tahun dengan capaian 40-50% sehingga upaya penyuluhan kesehatan gigi mulut dengan sasaran anak sekolah merupakan prioritas utama. Media dan alat bantu memiliki peran penting dalam penyuluhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas metode konseling demonstrasi audio visual dalam mempengaruhi tingkat pengetahuan kesehatan mulut siswa. Metode demonstrasi memberikan informasi dengan menampilkan item secara dekat Audiovisual dapat digunakan bersama dengan metode demonstrasi untuk menyampaikan informasi dengan mudah dan membuatnya lebih menarik. Desain one-group pre-test – post-test design digunakan dalam metodologi penelitian kuantitatif deskriptif ini. Tiga SD swasta di wilayah Denpasar dengan 106 responden yang merupakan siswa SD kelas IV, V, dan VI dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data memakai kuesioner melalui google form yang berisi 10 pertanyaan seputar kesehatan gigi dan mulut. Siswa perempuan menjawab pertanyaan pre-test dengan benar sebesar 59,1% sedangkan siswa laki-laki dengan persentase 54,42%. Siswa perempuan yang benar menjawab soal postes sebesar 93,15% sedangkan siswa laki-laki sebesar 87,3%. Terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan dengan kombinasi metode demonstrasi audiovisual sebesar 33%. Siswa perempuan memiliki peningkatan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki- laki. Penelitian ini menunjukkan penyuluhan kombinasi demonstrasi audiovisual mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa. Kata kunci : audiovisual, demonstrasi, kesehatan gigi dan mulut, penyuluhan DOI : 10.35990/mk.v7n1.p24-33
Copyrights © 2024