Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Vol. 2 No. 8 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

KONTROVERSI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR : 90/PUU-XXI/2023 SEBAGAI JALAN PINTAS KEPENTINGAN DINASTI POLITIK

Setiadi, Roby (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2024

Abstract

Berita tentang pemilihan umum tahun 2024 sangat menarik perhatian orang orang yang ada di Indonesia, karena dalam pelaksanannya terjadi kontroversi salah satunya adalah penabrakan konstitusi yang di lakukan oleh calon wakil presiden yang terpilih oleh pasangan 02 yaitu anak dari Presiden Joko Widodo yang bernama Gibran Rakabuming Raka. Mahkamah Konstitusi telah menegaskan dalam Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 telah final dan tetap mempunyai kekuatan hukum mengikat serta menyerahkan kepada pembentuk undang-undang untuk menentukan lebih lanjut tentang persyaratan usia minimal bagi calon presiden dan/atau wakil presiden yang dialternatifkan bagi calon yang pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah. Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut menjadi kontroversi karena membuka jalan bagi Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto. Dimana sebelum Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, usia Gibran Rakabuming Raka tidak memenuhi syarat pencalonan karena usianya 36 tahun pada tanggal 1 Oktober 2023.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kultura

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Kultura memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu ...