Pusat Rehabilitasi Pasca Stroke merupakan tempat rehabilitasi sesudah terkena stroke, sebuah fasilitas dimana pasien diberikan fasilitas, 24- jam pelayanan. Permasalahan umum orang yang terkena stroke di merauke adalah masyarakat dan mengonsumsinya, olahan makanan yang berupa daging, gorengan dan makanan lainnya, bila di konsumsi secara berlebihan akan memicu beberapa penyakit, salasatunya adalah memicu adanya kolesterol dan membawanya ke penyakit stroke. Keberadaan pusat rehabilitasi pasca stroke ini diharapkan dapat meningkatkan kemungkinan sembuh bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang Pusat Rehabilitasi Pasca Stroke dengan pendekatan Aritektur Healing Environment, menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data dokumentasi dan objek penelitian, serta data pendukung, berupa standar, buku, dan jurnal. Data yang diperoleh akan digunakan sebagai acuan untuk merancang Pusat Rehabilitasi Pasca Stroke di Merauke. Dengan pendekatan Arsitektur Healing Environment. Dengan luas tanah 8 hektar dengan 5 fasilitas, (1) Fasilitas kesehatan, (2)sarana ibadah, (3) Fasilitas taman , (4) Fasilitas pelayanan stroke, (5)Sarana penunjang. Pendekatan Arsitektur Healing Environment diterapkan untuk kenyamanan pasien, antara lain dengan mengoptimalkan bukaan atau ventilasi dan pencahayaan alami.
Copyrights © 2023