Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis peserta didik untuk tiap tipe gaya belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 20 orang siswa tahun pelajaran 2023/2024. Subyek ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 2 dari masing – masing gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket gaya belajar, tes kemampuan berpikir reflektif matematis, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memperoleh rata – rata persentase 50,0%, kemudian gaya belajar auditorial 44,4% dan gaya belajar kinestetik 25%. Dalam penelitian menunjukkan bahwa subyek yang memiliki gaya belajar visual mampu memenihi semua indikator dalam fase reacting, comparing, dan contemplating. Subyek yang memiliki gaya belajar auditorial dan kinestetik hanya mampu memenuhi indikator dalam fase berpikir reflektif yaitu comparing.
Copyrights © 2024