Spiritualitas Pentakosta, yang muncul pada awal abad ke-20, merupakan bagian esensial dari gerakan Kristen global. Gerakan ini menitikberatkan pada pengalaman pribadi dan langsung dengan Roh Kudus, yang ditandai oleh berbicara dalam bahasa roh, penyembuhan ilahi, dan pengalaman spiritual. Sebagai respons terhadap kekakuan agama institusional, gerakan ini menekankan kembali pada pengalaman langsung dengan Tuhan, sesuai dengan Kisah Para Rasul. Dengan pertumbuhan eksponensial, gerakan Pentakosta telah menyebar secara global dan menjadi signifikan dalam Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi nilai-nilai Spiritualitas Pentakosta dalam menjawab tantangan umat manusia di era Postmodern. Metodologi yang digunakan adalah studi kepustakaan, mencakup analisis jurnal, buku, dan sumber online. Penelitian ini menemukan bahwa di era Postmodern yang penuh ketidakpastian dan keragaman nilai, peran Roh Kudus sebagai panduan, penghibur, dan pembimbing spiritual menjadi semakin vital, menekankan pada perpaduan antara tradisi dan inovasi dalam menjawab tantangan zaman.
Copyrights © 2023