Risiko Kebocoran gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) merupakan ancaman serius yangdapat menyebabkan ledakan jika terpapar percikan api atau sumber panas lain,mengakibatkan kerusakan fisik yang luas dan potensi hilangnya nyawa. Selain itu, inhalasigas LPG yang bocor dapat menimbulkan keracunan dengan gejala seperti sakit kepala,pusing, mual, dan dalam kasus yang parah, kehilangan kesadaran atau kematian. Sehinggaperlu adanya upaya pencegahan yang efektif. Meskipun telah ada beberapa sistem deteksikebocoran gas, Penelitian ini berfokus untuk merancang prototipe yang disesuaikan untukkebutuhan di Indonesia. Penelitian ini mengembangkan prototipe Internet Of Things (IoT)untuk melakukan pencegahan dan penanganan terhadap ledakan atau kebakaran yangdisebabkan oleh kebocoran gas. Prototype IoT yang dikembangkan menggunakan ESP32sebagai microcontroller, sensor gas MQ2, solenoid valve sebagai penutup saluran gas,sensor api, serta GPS untuk memberikan informasi lokasi kebocoran gas melalui Whatsappkepada pihak terkait. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksikebocoran gas dan api dengan akurat, menutup saluran gas secara otomatis dengan baik,serta mengirimkan informasi lokasi kebocoran gas kepada pihak berwenang melaluiplatform whastapp dalam waktu yang cepat. Sistem ini dirancang untuk memberikanrespons cepat dan akurat dalam mendeteksi serta mengatasi kebocoran gas, dengan tujuanmeningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan.
Copyrights © 2024