PG Rejo Agung Baru Madiun adalah suatu perusahaan yang memproduksi gula, didalam suatu proses produksi pasti tidak lepas dari terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja pada PG Rejo Agung Baru Madiun sebagian besar disebabkan oleh banyak faktor salah satunya ialah kelalaian manusia (human error). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan nilai HEP tertinggi serta dapat memberikan usulan rekomendasi perbaikan pada kegiatan kritis yang berpo-tensi terjadi human error untuk meminimalkan tingkat kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SHERPA dan HEART. Berdasarkan dari hasil penerapan metode tersebut menunjukkan bahwa hasil rekapitulasi nilai HEP untuk semua task yang menyebab-kan error yaitu sebesar 0,2718 hasil ini menunjukkan bahwa probabilitas error yang dilakukan operator sebesar 27,18% dan terdapat 2 nilai HEP yang terbesar yaitu pada task 2.2 memanaskan nira hingga suhu tertentu dengan nilai HEP sebesar 0,952557 dan pada task 6.3 pengukuran gas menggunakan parameter PH dengan nilai HEP sebesar 0,849728
Copyrights © 2021