Salah satu tahapan proses pengolahan kopi adalah proses penggerusan dengan menggunakan mesin Huller. Penerapan mesin huller dalam jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan atau mengalami breakdown sehingga diperlukan perawatan dan pemeliharaan pada mesin tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui biaya optimal dari pemeliharaan mesin huller menggunakan kebijakan repair maintenance dan preventive maintenance dengan membandingkan metode tersebut. Data-data penelitian diperoleh baik dari data primer maupun data sekunder mulai Tahun 2020 – 2022 dari PTPN XII Ngrangkah Pawon Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode repair maintenance merupakan metode pemeliharaan yang optimal dibandingkan dengan metode preventive maintenance. Metode repair maintenance berturut-turut untuk Tahun 2020; 2021 dan 2022 sebesar Rp. 436.741; Rp. 297.682 dan Rp. 544.382, dibandingkan metode preventif maintenance berturut-turut sebesar Rp. 575.204; 343.423 dan 686.62.
Copyrights © 2023