Megasains
Vol 9 No 1 (2018): Vol 9 No 1 (2018)

Koreksi Bias Hasil Proyeksi MIROC5 Keluaran WRF dengan Metode CDFDM

Robi Muharsyah (BMKG)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2018

Abstract

Proyeksi Iklim wilayah Indonesia pada tahun 2006 -2040 dari data MIROC 5 telah dihasilkan melalui teknik Dynamical Downscaling menggunakan model WRF. Selanjutnya keluaran model WRF tersebut (data model) dikoreksi biasnya menggunakan Cumulative Distribution Function Downscaling Method (CDFDM) sehingga dihasilkan data terkoreksi. Data observasi berupa curah hujan harian pada 148 stasiun BMKG (2006 – 2015) digunakan sebagai data training pada metode CDFDM. Tingkat akurasi diukur dengan menghitung persentase kesesuaian antara data model dan data terkoreksi terhadap data observasi. Digunakan empat idikasi : Mean daily precipitation (MEA), Intensity of precipitation (INT), Fraction of Wet days (FRE) dan Percentile- 90 (Q90) untuk mengukur tingkat akurasi tersebut. Hasilnya penggunaan metode CDFDM mampu memberikan peningkatan akurasi dengan rata- rata sebesar 15% baik untuk periode JJA maupun DJF

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

megasains

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin MEGASAINS diterbitkan oleh Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototobang sebagai media apresiasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang bersumber dari kegiatan penelitian berbasis ilmu-ilmu meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika (MKKuG), serta ...