Mafindo merupakan organisasi non profit anti hoax. Mafindo dalam aktivitasnya kerap melakukan debunking hoax dengan melakukan cek fakta untuk mengklarifikasi hoax yang beredar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencarian informasi para fact checker Mafindo dalam pencarian informasi cek fakta. Metode riset menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan penelitian adalah 2 orang fact checker dan 2 orang relawan Mafindo wilayah Kendari. Pengumpulan data dengan obeservasi, wawancara mendalam serta studi Pustaka. Metode analisis dengan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi fact checker Mafindo memiliki kesesuaian dengan model Ellis yang memuat 7 dimensi yaitu starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting dan ending. Model Ellis, yang awalnya dikembangkan untuk perilaku pencarian informasi akademik, ternyata juga relevan dan dapat diadaptasi untuk proses pemeriksaan fakta dalam konteks media sosial dan informasi digital. Sebagai saran, Mafindo sebaiknya terus mengintegrasikan teknologi terbaru dalam proses pemeriksaan fakta.
Copyrights © 2023