Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi optimalisasi alat forensik keamanan jaringan pada lalu lintas virtual router (VR). Metodologi yang digunakan meliputi pemilihan beberapa alat forensik pada sistem operasi Windows seperti Wireshark, Windump, dan Network Miner, dengan pengujian dalam lingkungan jaringan virtual. Pengujian, mencakup simulasi berbagai skenario serangan untuk menilai efektivitas deteksi ancaman, kinerja alat forensik, dan dampak terhadap kinerja jaringan. Hasil utama menunjukkan bahwa alat-alat tersebut memiliki kemampuan deteksi yang beragam dengan variasi penggunaan sumber daya dan dampak pada latensi jaringan. Lalu lintas jaringan telah berhasil di rekam menggunakan alat Win-dump pada metode static forensik, alat Wireshark dan Network Miner pada metode live forensics. Hasil evaluasi alat rekam forensik jaringan meta-router merekomendasikan Win-dump sebagai alat rekam yang tidak membebani sistem operasi windows dengan penggunaan Memory adalah 1696 kb sedangkan aplikasi Wireshark dan Network Miner tercatat lebih dari 20MB. Berdasarkan penelitian ini metode static forensic yang telah dibangun dengan objek meta-router dapat digunakan investigator untuk mendeteksi serangan siber. Pemilihan dan konfigurasi yang tepat dari alat forensik sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara keamanan dan kinerja jaringan, serta penyesuaian spesifik terhadap kebutuhan jaringan dapat meningkatkan efektivitas deteksi dan mitigasi ancaman.
Copyrights © 2023