Penukilan riwayat Israiliyat yang dilakukan oleh ulama modern saat ini masih banyak menukil serta mengutip riwayat Israiliyat dalam karya tafsirnya , dalam kitab tafsirnya terdapat posisi ulama tafsir modern akan fenomena Israiliyat dalam mulai dari penolakan hingga menerima akan riwayat Israiliyat tersebut. Artikel ini berupaya untuk melakukan kajian terhadap riwayat Israiliyat yang terdapat dalam surat al- Baqarah ayat 248 dan mengkaji bagaimana posisi ulama tafsir modern terhadap riwayat Israiliyat tersebut. Pemilihan surat al-Baqarah ayat 248 dikarenakan dalam ayat ini merupakan salah satu ayat yang mengisahkan sebuah kisah Israiliyat yang populer dikalangan bani Israil yaitu tentang kisah ‘Tabut’ adalah sebuah benda berbentuk kotak yang menjadi barang keramat bagi kaum bani Israil. Analisis ini menggunakan beberapa kitab tafsir era modern yang populer dikalangan pengkaji Tafsir Al-Qur’an, yaitu M.Quraish Shihab, Hamka, dan Wahbah Az-Zuhayli. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa posisi mufasir dalam meriwayatkan kisah Israiliyat M. Quraish Shihab dan Wahbah Az-Zuhayli berposisi cenderung menganggapnya sebagai sumber dan hanya mencantumkan kisah Israiliyat tersebut. Hamka menyikapinya riwayat Israiliyat dengan kritis.
Copyrights © 2024