Keberadaan wisata pantai di Tanjung Luar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai sumber ekonomi. Disamping itu, desa Tanjung Luar memiliki Ekosistem Mangrove yang dalam hal ini memiliki nilai ekologis pemanfaatan sebagai bahan ajar IPA untuk guru dan siswa di jenjang Pendidikan formal khususnya sekolah sekitar pantai seperti MTs Tsanawiyah NW Tanjung Luar. Mangrove dan biota asosiasi yang terdapat di Tanjung Luar beranekaragam seperti Mollusca, Crustacea, Echinodermata, dan ikan. Namun demikian, Guru IPA belum mengembangkan sebuah pembelajaran berbasis ekosistem Mangrove sebagai bahan ajar IPA. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas melalui sosialisasi nilai ekosistem Mangrove agar potensi lingkungan atau ekosistem Mangrove dapat dikembangkan sebagai bahan ajar IPA untuk Guru dan siswa. Pengembangan bahan ajar IPA berbasis Ekosistem Mangrove tentunya dapat menjadi sumber belajar yang baik bagi guru dan siswa/i karena dapat turun langsung ke lapangan, dan mengetahui adanya sumber yang dapat dijadikan sumber atau bahan pembelajaran di sekitar tempat tinggalnya, sehingga tidak mempelajarinya hanya dalam teks (monoton). Tujuan dari Pengabdian pada masayarakat ini adalah meningkatkan pemanfaatan nilai ekosistem Mangrove sebagai bahan ajar IPA dan menanamkan nilai konservasi dan pelestarian lingkungan melalui pendidikan formal. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat menggunakan metode pelatihan, diskusi dan praktek pembuatan bahan ajar. Setelah diberikan Sosialisasi terlihat dariĀ hasil diskusi guru menjadi paham akan pentingnya penambahan nilai ekowisata ekosistem mangrove, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan guru terkait nilai ekowisata mangrove untuk kemudian dapat mengembangkan pembelajaran berbasis Lingkungan di sekitarnya dengan baik.
Copyrights © 2024