Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak angkak terhadap fenotip dan stomata dalam menghasilkan tanaman berpotensi poliploidi. Penelitian eksperimen dilakukan dengan menggunakan konsentrasi ekstrak, yaitu 0 (kontrol), 250 mgL-1,500 mgL-1, 750 mgL-1 dan 1000 mgL-1. Data parameter fenotif dianalisa secara kuantitatif menggunakan ANOVA dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan, sedangkan data kualitatif dideskripsikan. Ekstrak angkak tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter fenotip seperti tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan tidak ada berat kering. Namun, berpengaruh signifikan pada parameter luas daun. Pengamatan kualitatif stomata menunjukkan bahwa ekstrak angkak dibandingkan dengan kontrol berdampak terhadap bentuk dan ukuran stomata. Potensi poliploidi ditunjukkan pada pengamatan stomata di konsentrasi 750 mgL-1 dan 1000 mgL-1.
Copyrights © 2023