Berkembangnya industri otomotif dewasa ini menimbulkan beberapa permasalahan, salah satunya adalah pencemaran tanah yang diakibatkan oleh oli bekas. Oli yang digunakan sebagai pelumas mesin merupakan salah satu hasil dari olahan minyak bumi yang tersusun dari campuran senyawa hidrokarbon 90% dan komponen non hidrokarbon 10%. Limbah oli bekas yang terbuang ke tanah akan diserap oleh tanah sehingga menyebabkan turunnya kemampuan tanah dalam menyerap air, menghambat produktivitas tanah serta dapat merubah struktur dan fungsi tanah. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan pencemaran tanah adalah dengan bioremediasi. Bioremediasi dengan menambahkan MOL bonggol pisang diharapkan mampu untuk mengurangi kadar TPH pada tanah yang tercemar limbah oli bekas. MOL bonggol pisang banyak mengandung bahan organik dan juga mengandung unsur hara yang sangat tinggi yang dapat digunakan oleh mikroorganisme untuk kelangsungan hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan MOL bonggol pisang dalam mendegradasi kadar TPH pada tanah yang tercemar limbah oli bekas. Penelitian ini mengguanakan metode ekperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar N, P, K dalam MOL bonggol pisang sangat tinggi, sehingga dengan melakukan penambahan MOL bonggol pisang mampu menurunkan kadar TPH pada tanah tercemar limbah oli bekas. Kadar TPH awal mempunyai konsentrasi sebesar 34,09%, setelah dilakukan penambahan MOL bonggol pisang kadar TPH berkurang menjadi 12,34%.
Copyrights © 2024