Penerapan gripper dalam dunia industri yang telah mempermudah pekerjaan manusia dalam proses pemilahan, namun memiliki kekurangan tidak bisa memilah objek berdasarkan warna objek tersebut.Kondisi seperti itulah yang dapat mempengaruhi faktor kualitas produksi pemilahan objek. Penelitian ini menghasilkan sistem end effector gripper menggunakan metode fuzzy dan aplikasi telegram sebagai kontrol yang mempunyai fungsi untuk membedakan warna objek yang digenggam oleh gripper, sehingga meminimalisir kesalahan pemilahan objek berdasarkan warna. Telegram digunakan karena aplikasinya yang cukup ringan dan bisa diakses dimanapun asal terhubung dengan koneksi internet. Penelitian ini menggunakan metode fuzzy logic sebagai proses pengambilan keputusan. Metode fuzzy digunakan karena salah satu metode yang sangat fleksibel dan memiliki nilai toleransi pada data yang ada. Fungsi telegeram pada penelitian ini digunakan sebagai kontrol utama untuk memberi perintah pada gripper. Sensor warna TCS3200, pada penelitian ini digunakan untuk mendeteksi warna objek. Sensor TCS3200 mengkonversinilai intensitas cahaya menjadi 8bit agar bisa dibaca oleh microcontroller pada setiap warna dalam pengujian. Warna merah, hijau, dan biru dipilih sebagai acuan karena warna primer atau dasar dari semua warna. Dari hasil pengujian keseluruhan sistem pada penelitian ini didapatkan presentasi sebesar 90% keberhasilan dapat memindahkan objek secara tepat berdasarkan warna objek tersebut. Hal tersebut cukup untuk membuktikan jika sistem dapat bekerja dengan baik.
Copyrights © 2023