Penyangraian adalah proses yang penting dan salah satu tahapan yang menentukan cita rasa kopi. Kinerja alat sangrai kopi dan bahan bakar yang digunakan dalam proses penyangraian mempengaruhi hasil kopi yang dikonsumsi, dan keuntungan yang diperoleh dari proses produksi kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penyangraian dan keuntungan yang diperoleh dari proses produksi kopi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan percobaan di Laboratorim Teknik Pertanian Universitas Mataram. Parameter yang diamati pada penelitian ini dibagi menjadi 3 yaitu : 1. Parameter teknik yaitu: Panas untuk mempertahankan suhu produk, Panas untuk evaporasi, Laju evaporasi dan Efisiensi termal system. 2. Parameter Produk dengan analisis sensorik yaitu : Kadar air (%), dan Tingkat kematangan. 3. Analisis Ekonomi yaitu : Biaya pokok, (fixed cost), Biaya Tidak Tetap (Variabele cost) dan analisis keuntungan B/C Rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kapasitas kopi yang dimasukkan kedalam alat sangrai maka semakin besar energi panas yang dibutuhkan untuk mempertahankan suhu, Efisiensi termal sistem berbanding lurus dengan kebutuhan panas total dan berbanding terbalik dengan nilai input panas dan proses pemanasan. Terjadi penguapan air bahan ke lingkungan. Laju penguapan tersebut dipengaruhi oleh koefisien perpindahan panas total dan suhu bahan. Keuntungan yang diperoleh adalah sebesar 15 %.
Copyrights © 2024