Penelitian bertujuan untuk menemukan perbedaan hasil yang pada tiga model kebangkrutan (Altman, Zmijewski dan Ohlson) dan memberikan saran model yang terbaik dalam memetakan kebangkrutan yang terjadi di Industri Barang Konsumen Primer Indonesia, dimana Gejala-gejala kebangkrutan harus dapat segera dipetakan oleh Manajer Keuangan sehingga dapat memberikan saran yang lebih cepat dan akurat. Populasi penelitian adalah emiten di Pasar Modal Indonesia pada sektor Barang Konsumen primer, dengan pada gejala kerugian 2 tahun berturut turut, yang diuji dengan menggunakan Man-Whitney U Test (Uji Beda) dan Tingkat Akurasi. Temuan penelitian mengindikasikan terdapat beda hasil pada setiap model, dengan Model Ohlson sebagai Model yang Paling Baik memetakan Kebangkrutan. Dampak atas temuan adalah adanya alternatif akademis yang menunjukkan bahwa Ohlson lebih baik daripada Model Kebangkrutan yang diteliti.
Copyrights © 2023