Jurnal Agrotek Tropika
Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024

EFEKTIVITAS EKTRAK Biji Annona muricata dan Schleicera oleosa TERHADAP MORTALITAS IMAGO Callosobruchus maculatus Fabrichus

Fransiska Paskalia Bria (Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana)
Petronella Syahyanti Nenotek (Agriculture of Faculty University Nusa Cendana)
Yasintha Letak Kleden (Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana)
I Wayan Mudita (Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana)
Yosefina Rofina Yuliaty Gandut (Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana)
Rika Ludji (Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana)
Agustina E. Nahas (Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana)



Article Info

Publish Date
21 Mar 2024

Abstract

Callosobruchus maculatus merupakan salah satu hama pascapenan pada biji kacang hijau. Aktivitas makan dari hama ini menyebabkan menurunnya kualitas dan kuantitas biji kacang hijau. Pengendalian dengan fumigant insektisida nabati dapat menyebabkan residu pada biji kacang hijau dan menghambat perkecambahan biji kacang hijau pada saat tanam. Oleh karena diperlukan teknologi pengendalian yang ramah lingkungan, salah satunya adalah menggunakan insektisida nabati dari biji Annona muricata dan Schleicera oleosa. Kandidat insektisida nabati dari dua tumbuhan asal Pulau Timor belum pernah diuji. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh ektrak biji A. muricata dan S. oleosa terhadap mortalitas imago C. maculatus. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan menggunakan metode kontak yaitu residu pada permukaan cawan. Setiap perlakuan terdiri dari lima konsentrasi yaitu 0,06%; 0,125%, 0,25%; 0,5%; 1 %; dan kontrol. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Pada setiap ulangan diinfestasi dengan 10 pasang imago C. maculatus. Varieable pengamatan adalah mortalitas dan gejala kematian. Data mortalitas dihitung 24 Jam Setelah Perlakuan (JPS) sampai dengan 72 JPS. Data mortalitas dianalisis menggunakan program POLO PC. Ekstrak biji A. muricata dan S. oleosa menyebabkan kematian imago C. maculatus. Kematian imago C. maculatus yang diberi dengan ekstrak biji sirsak sebesar 96,66% pada konsentrasi tertinggi (1%). Sedangkan pada ekstrak biji kusambi pada konsentrasi yang sama mortalitas sebesar 88,33%. Hasil analisis probit menunjukan bahwa nilai LC50 dan LC95 ekstrak biji sirsak terhadap imago C. maculatus sebesar 0,10% dan 0,81%,sedangkan untuk esktrak biji kusambi LC50 dan LC95 sebesar 0,12% dan 1,50%. Dengan demikian ekstrak biji A. muricata dan S. oleosa asal daerah lahan kering di Pulau Timor memiliki potensi untuk dikembangakan sebagai insektisida nabati

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...