Wasting merupakan salah satu masalah gizi akut yang berdampak signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita, meningkatkan gangguan fungsi kognitif, dan meningkatkan risiko kematian pada balita. Hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2018 menunjukkan prevalensi balita wasting mencapai 10,2%. Dari hasil evaluasi program Gizi di UPTD Puskesmas Gisting, sebanyak 11,9% balita mengalami wasting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gisting Kabupaten Tanggamus, Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei analitik dengan pendekatan Case-Control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gisting Kabupaten Tanggamus Lampung tahun 2022. Metode pengumpulan data menggunakan data primer yaitu pedoman wawancara dan data sekunder menggunakan buku KIA dan kohort. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 356 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 178 kelompok kasus dan 178 kelompok kontrol. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sample. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit infeksi merupakan faktor dominan yang paling berhubungan dengan kejadian wasting (nilai p = 0,000; ExpB/OR = 7,196 dengan 95% CI 4,172-12,411). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disarankan agar Puskesmas Gisting memberikan edukasi secara berkelanjutan dengan memberikan ceramah, leaflet, atau media lainnya.
Copyrights © 2024