Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penjualan obat secara daring terhadap penjualan apotek konvensional di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam era digital, teknologi internet telah mengubah pola belanja konsumen, termasuk dalam pembelian obat-obatan. Meskipun penjualan daring memberikan kemudahan bagi konsumen, apotek konvensional menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan omset mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan data dari 51 apotek konvensional yang masih menggunakan sistem tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan daring berpengaruh signifikan terhadap omset apotek konvensional, terutama dalam hal kualitas pelayanan, ketersediaan produk, dan waktu operasional. Meskipun demikian, masih ada apotek yang tetap bertahan tanpa bergabung dengan platform daring, dengan alasan mereka memiliki basis pelanggan yang setia. Penelitian ini memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang yang dihadapi apotek konvensional dalam menghadapi era digital.
Copyrights © 2024