Penelitian ini menilai efektivitas Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Generasi Berikutnya (SIKS-NG) dalam mengolah data kemiskinan di Desa Permisan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, menanggapi kebutuhan penting akan peningkatan layanan e-government untuk penyediaan layanan publik yang berkualitas. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara, bersama dengan data primer dan sekunder, dengan sampling purposif untuk pengumpulan data. Analisis mengikuti model Miles dan Huberman, berfokus pada reduksi data, presentasi, dan penarikan kesimpulan. Kerangka teoritis berdasarkan teori efektivitas Richard M. Steers, yang mencakup indikator pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Temuan menunjukkan bahwa pencapaian tujuan dicapai secara bertahap, integrasi pemangku kepentingan awal telah dimulai oleh pemerintah lokal, dan fasilitas serta infrastruktur yang ada sejalan dengan kebutuhan, meskipun pengembangan aplikasi SIKS-NG masih berlangsung. Studi ini menyoroti potensi alat digital dalam meningkatkan efisiensi layanan pemerintah dan menyarankan strategi adaptasi lebih lanjut untuk aplikabilitas yang lebih luas.
Copyrights © 2024