This study explores the integration of Christian ethics and the concept of green digitalization in environmental conservation efforts as part of the cultural mandate in the Book of Genesis. In Christian tradition, the interpretation of these verses has evolved from a view of dominion to one of responsible stewardship over nature. While previous literature has addressed Christian environmental ethics and green digitalization separately, this research aims to bridge that gap by combining Christian ethical principles, such as stewardship and ecological justice, with environmentally friendly digital technology solutions. The research methodology includes a comprehensive analysis of theological literature and case studies on applying green technologies in various sectors. The findings reveal a significant alignment between Christian ethical principles and the goals of green digitalization, which can be leveraged to address ecological crises effectively. However, challenges such as data privacy issues, the risk of overreliance on technology, and potential digital exclusion are areas requiring further attention. The study advocates for interdisciplinary dialogue involving theologians, scientists, and technology practitioners to develop a robust ethical framework. Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi integrasi antara etika Kristen dan konsep green digitalisasi dalam upaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari mandat budaya yang diungkapkan dalam Kitab Kejadian. Dalam tradisi Kristen, interpretasi terhadap ayat-ayat ini telah berkembang dari pandangan dominasi menuju pengelolaan yang bertanggung jawab terhadap alam. Sementara literatur sebelumnya telah membahas etika lingkungan Kristen dan green digitalisasi secara terpisah, penelitian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan menggabungkan prinsip-prinsip etika Kristen, seperti kepengurusan dan keadilan ekologis, dengan solusi teknologi digital yang ramah lingkungan. Metodologi penelitian ini mencakup analisis literatur teologis dan studi kasus pada penerapan teknologi ramah lingkungan di sektor-sektor tertentu. Hasil penelitian menunjukkan adanya keselarasan yang signifikan antara prinsip-prinsip etika Kristen dan tujuan green digitalisasi, yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi krisis ekologi secara efektif. Namun, tantangan seperti isu privasi data, risiko ketergantungan berlebihan pada teknologi, dan potensi eksklusi digital juga diidentifikasi sebagai area yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini menyarankan perlunya dialog interdisipliner yang melibatkan teolog, ilmuwan, dan praktisi teknologi untuk membangun kerangka etis yang kuat.
Copyrights © 2024